Sabtu, 13 Oktober 2012

INTERNET ADDICTION (KECANDUAN INTERNET)


Bagai dua sisi mata uang, internet merupakan berkah sekaligus dilema. Dengan teknologi informasi terbaru ini berbagai perubahan besar terjadi dalam kehidupan. Internet memungkinkan siapa saja bekerja dari mana saja, berbelanja, hingga membangun komunikasi dan interaktif.

Namun, internet membuat Anda terpaku di depan layar dan menghabiskan waktu lebih lama dari yang Anda sadari. Saat sedang berselancar untuk mencari sesuatu, tanpa sadar, Anda telah berpindah dari satu situs ke situs berikutnya.

Kegemaran untuk selalu berhadapan dengan dunia maya ini dapat dikatakan sebagai “internet addiction atau kecanduan internet”.
Internet Addiction merupakan kelainan yang muncul pada orang yang merasa bahwa dunia maya pada layar komputernya lebih menarik dibandingkan dengan kehidupannya sehari-hari.

Adiksi atau kecanduan merupakan kondisi terikat pada kebiasaan yang sangat kuat dan tak mampu lepas dari keadaan itu. Seseorang yang kecanduan merasa terhukum apabila tak memenuhi hasrat kebiasaannya.




Kecanduan internet meliputi segala macam hal yang berhubungan dengan internet seperti jejaring sosial, email, pornografi, judi online, game online, chatting dan lain-lain. Pencandu tidak dapat mengontrol diri sehingga mengabaikan kegiatan lainnya. Umumnya, pencandu asyik sehingga lupa waktu, sekolah, kuliah, pekerjaan, lingkungan sekitarnya, hingga kewajiban lain. Tak jarang pencandu berhari-hari tidur di warung internet, itu terjadi karena yang bersangkutan memperoleh kesenangan, kenyamanan, dan keasyikan dari aplikasi internet yang diaksesnya.



Ciri-ciri individu yang mengalami Internet Addiction adalah :

1. Tingkat toleransi meningkat, sementara tingkat kepuasan berkurang
Dari waktu ke waktu, Anda membutuhkan lebih banyak waktu berselancar di internet untuk mendapatkan kepuasan yang sama.
 

2. Kehilangan Interaksi Sosial
Anda cenderung menarik diri selama beberapa hari dalam sebulan saat mengurangi waktu berselancar dalam jaringan. Gejala ini kemudian membahayakan atau merusak kemampuan Anda untuk berinteraksi sosial.
 

3. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah adalah menggunakan internet.
 

4. Menggunakan internet lebih sering dan lebih lama, daripada yang Anda inginkan.
 

5. Menghabiskan sebagian besar waktu malam hari dengan kegiatan yang berhubungan dengan internet.
 

6. Berhenti melakukan interaksi sosial dengan orang sekitar, pekerjaan atau kegiatan rekreasi dan menggantinya secara online.
 

7. Berisiko kehilangan hubungan penting, pekerjaan, kesempatan pendidikan atau karir karena penggunaan internet yang berlebihan.

 

 

Sekarang mari kita mengenal jenis-jenis Internet Addiction.

  •  Kecanduan Cybersex yaitu penggunaan situs-situs pornografi di internet, media chating orang dewasa, atau fantasi orang dewasa dalam bermain peran situs berdampak negatif terhadap kehidupan nyata hubungan intim.

  •  Cyber-Hubungan Ketergantungan yaitu mengacu pada individu yang senang mencari teman atau relasi secara online.

  • Dorongan Net - seperti game online, perjudian online, belanja online dan perdagangan online.

  • Informasi Overload yaitu kebutuhan informasi yang berlebihan yang menyebabkan Anda terdorong untuk melakukan web surfing.

  •  Ketergantungan Komputer yaitu terobsesi dengan permainan( off-line game) komputer.

 

Internet bukanlah sebuah bencana, sebaliknya, jelas internet telah membantu proses pencerdasan bangsa, mengubah dunia menjadi sebuah kampung kecil, dimana jarak dan waktu tidak lagi menghambat penyebaran informasi. Komunikasi antar manusia, walau jauh jaraknya, kini dengan adanya berbagai jejaring sosial telah memudahkan interaksi. Kembali pada apa yang dilakukan seseorang dalam menggunakan teknologi ini, apakah bermanfaat atau tidak? apakah baik atau buruk?

Kecanduan itu dapat dicegah jika orangtua dan orang dewasa berperan aktif. Berikan pemahaman untung ruginya atau konsekuensi sesuai umur masing-masing. Internet terbukti sangat bermanfaat selama masih bisa kita kontrol.

Pengobatan bagi yang kecanduan di antaranya psikoterapi, obat antipsikotik, antidepresi, dan terapi keluarga. Akar masalah yang memicu seseorang lari ke internet pun harus diketahui.



Sumber Artikel:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar